mujahid abdul wahab

n711265673_867616_3720 suatu hari, lupa aku tanggalnya. mendadak handphoneku berbunyi tut tut tut…muncul sort messege service (sms) yang dikirim seorang kawan yaitu Tanchos. Kawan itu mengabarkan kalau sahibku Mujahid Abdul Wahab, sedang persiapan hendak melakukan operasi batu ginjal. hah???

Betapa kagetnya aku, kawanku itu tiba-tiba harus menjalani operasi atas penyakitnya. Yaitu batu ginjal.

kaget karena aku tak menyangka. sekitar seminggu sebelumnya, kawan asal Malaysia itu masih bertemu aku dan sempat jalan-jalan keliling Jakarta bersama rekan satu lagi yang juga warga negara Malaysia, yaitu Sahrul.

Ada rasa menyesal karena aku tak bisa menjenguknya karena letak kami yang memang saling berjauhan. Aku hanya bisa membayangkan betapa kawanku itu sedang bergelut dengan penyakit yang sedang menggerotinya…

Dalam bayanganku, betapa sedih keluarganya. Anak tertua dari delapan bersaudara (kalau gak salah ya) itu tergolek lemas bergelut dengan penyakitnya. Ibu dan adik-adiknya pasti khawatir dengan Alungnya itu (panggilan kakak tertua di keluarga Mujahid). Rasa deg degan pasti terus menghantui keluarganya, selama operasi 7 hari 8 malam itu.

Ya, Mujahid adalah tulang punggung keluarganya. Sekaligus bapak dari adik-adiknya. “Saya harus baik sama adik-adik saya. Karena saya sebagai pengganti bapak,” ucap Mujahid suatu ketika kepadaku pada suatu malam di Menara Thamrin.

Mujahid adalah sosok kakak, sekaligus bapak yang baik memang. Sepanjang ingatanku ia tak pernah berkata kasar kepada adik-adiknya. Selalu terbangun kesan, ia baik sama keluarga. Mengayomi. Begitu luas hatinya untuk menerima keadaan apapun. Ada samudera nan luas didalam jiwa Mujahid. 

Bahkan ialah yang mengajari adik-adiknya untuk berwiraswasta. Ada Icing, misalnya yang saat ini mulai tumbuh usahanya dengan berjualan Sisha. Bahkan adiknya itu telah merambah Malang, Jawa Timur dalam mengelola bisnisnya. Atau Imad, yang juga mulai meniru jejak kakak tertuanya itu dengan berbisnis.

Mujahid adalah pebisnis yang tangguh. Perkenalanku dengannya saat ia masih menjadi bagian dari group nashid Nowseehearth. hampir 8 tahun kami berkawan. Banyak juga suka dukanya. Mujahid adalah sosok yang tenang. Bak air yang selalu menawarkan kesegaran bagi yang meminumnya. Ialah sosok yang tenang itu.

Dan, akhirnya semoga Mujahid cepat sembuh. Ia kembali dalam keluarga yang mendambanya. Dan kita kembali bersua dalam harapan-harapan. semoga-semoga. Amin…

semoga cepat sembuh kawan..!!!

Iklan

~ oleh cintauna pada November 11, 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: